broker forex trading terbaik fbs
Daftar ForexBuka Akun Forex di FBS, Bonus $123 Gratis!

Cara Membaca Chart / Grafik Forex

Harga suatu pasangan mata uang biasanya ditampilkan dalam tabel berupa angka bid/ask dan juga dalam bentuk chart atau grafik. Angkanya selalu berubah-ubah setiap detiknya. Misalnya, harga running EUR/USD adalah 1.3870, selanjutnya apakah harga ini akan bergerak naik atau turun. Tentu jika hanya melihat pergerakan harga di tabel sulit untuk melihat pola pergerakan harga yang sedang terjadi. Untuk itu angka-angka pada tabel tersebut juga ditampilkan dalam bentuk chart sehingga bisa lebih mudah dikenali kecenderungan arah pergerakan harga selanjutnya.

Forex trader biasanya telah mengembangkan beberapa metode untuk menggambarkan arah pergerakan suatu pasangan mata uang (pair). Fundamental traders biasanya akan membaca berita ekonomi terkini suatu negara dari beberapa sumber untuk mendapatkan informasi tingkat suku bunga suatu negara, pertumbuhan ekonomi, angka pengangguran, inflasi, dan kondisi politik negara bersangkutan yang bisa mempengaruhi tinggi rendahnya supply dan demand terhadap mata uang. Faktor-faktor fundamental ini dinilai mempunyai dampak yang cukup signifikan dalam mempengaruhi pergerakan harga akibat adanya reaksi para trader terhadap suatu berita atau kondisi ekonomi. Sedangkan technical traders menggunakan alat-alat pada chart dan indikator untuk mengindentifikasi tren harga dan menentukan titik penting kapan harus masuk pasar dan kapan harus keluar. Apapun tipe trader, kemampuan membaca chart sangatlah diperlukan.

Pada artikel ini chart yang akan ditampilkan diambil dari tampilan platform MetaTrader4 (MT4) yang merupakan salah satu platform trading terpopuler. Setelah membuka akun forex, dan menginstall MT4 di komputer Anda, jalankan MT4 maka akan didapatkan tampilan seperti ini:

forex chart

Pada gambar diatas, kolom kiri terdapat tabel harga yang sedang bergerak. Di kolom kanan dengan background hitam ditampilkan pola data harga dalam bentuk chart/grafik. Nampak harga sedang tren naik.

Time Frame (TF)

Pergerakan harga pada chart bisa dilihat berdasarkan rentang waktu tertentu, dalam periode menit, jam, harian, mingguan, hingga bulanan.

M1 (1 menit), M5 (5 menit), M15 (15 menit), M30 (30 menit), H1 (1 jam), H4 (4 jam), D1 (24 jam/satu hari), W1 (mingguan), MN (bulanan).

Chart pada TF yang lebih kecil adalah detail dari TF yang lebih besar. Chart H1 merupakan detail dari chart H4. Empat candle di H1 sama dengan satu candle di H4.

Candlestick Chart

candlePada MT4 terdapat 3 bentuk chart yang bisa dipilih yaitu bar chart, candlesticks, dan line chart. Bentuk yang paling sering dipakai adalah candlesticks. Lihat gambarnya disamping. Setiap candle menampilkan harga pembukaan, harga penutupan, harga tertinggi, dan harga terendah pada satuan waktu tertentu. Misal untuk TF H1 maka satu candle mencerminkan harga selama satu jam.

Jika harga penutupan lebih tinggi daripada harga pembukaan berarti harga naik dan ditampilan dengan candle berwarna biru. Sebaliknya jika harga penutupan lebih rendah dari pembukaan berarti harga turun digambarkan dengan candle berwana merah. Warna candle ini bisa diubah sesuai keinginan melalui menu properties di chart MT4.

Menambahkan Indikator

Hanya dengan melihat grafik forex sudah dapat membantu dalam membuat keputusan perdagangan, tapi banyak para trader yang juga menggunakan indikator teknis untuk membantu mereka membuat keputusan perdagangan yang lebih tepat. Alat-alat ini membantu pedagang menemukan tren harga dan memprediksi pergerakan harga di masa depan. Platform perdagangan MT4 telah dilengkapi dengan lebih dari dua puluh indikator pre-loaded populer. Selain itu di MT4 juga bisa menambahkan indikator-indikator lainnya. Untuk menambahkan indikator ke grafik, klik pada kolom navigator yang secara default terletak di bawah tabel harga.

Menggambarkan Garis Trend

trend

Tren harga terdiri dari tiga: naik (bullish), turun (bearish), atau mendatar (sideways). Sebuah trend line digunakan untuk membantu trader mengenali arah tren. Untuk menggambarkan trend line adalah dengan menghubungkan lebih dari dua titik tertinggi atau terendah. Jika harga selanjutnya tidak berhasil menembus trend line maka kemungkinan besar trend masih berlanjut. Ada kalanya juga harga cenderung datar (flat) hanya memantul naik turun dalam waktu tertentu. Pada kondisi ini biasanya harga sedang melakukan konsolidasi untuk selanjutnya melanjutkan tren atau berbalik arah.

bonus fbs

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *